Posts tagged mystery shopping
Penjelasan Affiliate
0Karena semakin banyak yang bertanya dan agak susah menjawabnya satu persatu di forum kaskus… Saya akan mencoba menjelaskannya disini.
Di forum itu sebenarnya bukan judul resmi yang saya berikan, itu sudah dirubah oleh om momod tanpa sepengetahuan saya.. Judl aslinya adalah [Duit Tambahan] Buat yang serius saja…. Eh sama momod diganti jadi affiliate… Ya gpp deh..
)
Langsung aja ya, penjelasan bagian pertama:
Halo kaskuser, ini penjelasannya:
Gini gan, ada bbrp schema yang loe liat di picture sana kan?Paid Survey:
Dibayar buat ngisi survey.
Biasaya antara 10 – 30 menit, bayarannya dari 0,1 sampe 10 USD. Ga selamanya ada di Indo, tapi buat jaga2 mending daftar ke mailing listnya.
Dah punya twitternya blon? Nieh: @paidsurveycoccPaid to Review:
Dibayar buat nulis sesuatu di blog anda, tapi blognya harus bagus rankingnya. Ga punya blog? Ga masalah, bikin dari awal… Butuh bantuan, comment di sini or YM or Facebook or Twitter. Gw bantu.Mystery shopping:
Ini yang banyak di Indo, mau listnya? Comment ya…
Msytery shopping itu tugasnya nyocokin standar dari pusat ke daerah.Twitter : @yohanesbule
YM gw di buledua@yahoo.co.uk
Boleh semuanya kok, cuman mulainya satu2 ya… Biar ga bingung…
So, mulai dr yang mana?
Mau tau lebih lanjut? Klik di judul kerjaan diatas…. Itu ngelink ke petunjuk dan info yang berkaitan kok… ![]()
Kalo masi ga ngerti, boleh hubungin gw disini or klik tuh Hubungi Kami.
Mystery Shopping
2Pengertian dari mystery shopping akan saya copas dari beberapa situs:
Dari Wikipedia:
Mystery Shopper adalah alat yang digunakan oleh perusahaan riset pasar untuk mengukur kualitas layanan ritel atau mengumpulkan informasi spesifik tentang produk dan layanan. Mystery Shopper yang berperan sebagai pelanggan biasa melakukan tugas-tugas tertentu, misalnya membeli produk, mengajukan pertanyaan, keluhan, atau berperilaku mendaftar dengan cara tertentu – dan kemudian memberikan laporan rinci atau umpan balik tentang pengalaman mereka.
Mystery Shopper, praktek standar pada awal tahun 1940-an adalah sebagai cara untuk mengukur integritas karyawan. Peralatan yang digunakan untuk belanja misteri rentang penilaian dari kuesioner sederhana untuk menyelesaikan rekaman audio dan video. Banyak perusahaan Mystery Shopper sepenuhnya dikelola melalui Internet, sehingga Mystery Shopper dapat menggunakan Internet untuk mendaftar dan berpartisipasi, menemukan pekerjaan Mystery Shopper dan menerima pembayaran.
Tempat-tempat yang paling umum di mana Mystery Shopper digunakan adalah toko ritel, bioskop, restoran, rantai makanan cepat saji, bank, pompa bensin, dealer mobil, apartemen dan klub-klub kesehatan, serta fasilitas perawatan kesehatan. Di Inggris, Mystery Shopper semakin sering digunakan untuk memberikan umpan balik mengenai layanan pelanggan yang diberikan oleh otoritas lokal dan organisasi nirlaba, seperti asosiasi perumahan dan gereja
Cara kerjanya:
Ketika sebuah perusahaan klien menyewa sebuah perusahaan yang menyediakan jasa Mystery Shopping, sebuah survei model akan disusun dan berikan untuk mendefinisikan informasi apa saja dan faktor-faktor apa saja yang memerlukan perbaikan dari perusahaan klien yang ingin diukur, sebagai bagian dari proses berbelanja misteri. Ini kemudian disusun menjadi instrumen survei dan tugas yang dialokasikan untuk pembeli terdaftar dengan belanja misteri perusahaan yang bersangkutan.
Rincian dan informasi poin mencatat pembeli biasanya meliputi:
- Jumlah karyawan di toko tersebut memasuki
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum misteri pembelanja disambut
- Nama karyawan
- Apakah atau tidak salam ramah, idealnya menurut ukuran objektif
- Pertanyaan yang diajukan oleh para pembelanja untuk menemukan produk yang cocok
- Jenis produk yang ditampilkan
- Apakah atau bagaimana karyawan berusaha untuk menutup penjualan
- Apakah karyawan mengundang para pembelanja untuk datang kembali ke toko
- Kebersihan toko toko dan rekan
- Kecepatan layanan
- Sesuai dengan standar perusahaan yang berkaitan dengan pelayanan, menyimpan penampilan, dan perawatan / presentasi
- Para pembeli sering diberikan instruksi atau prosedur untuk melakukan transaksi atipikal untuk membuat uji terhadap pengetahuan dan keterampilan pelayanan dari karyawan yang lebih ketat atau spesifik ke masalah layanan tertentu (dikenal dengan skenario). Misalnya, misteri pembeli di sebuah restoran mungkin berpura-pura mereka tidak tahan terhadap laktosa, atau toko pakaian misteri pembelanja bisa menanyakan tentang layanan pembungkusan hadiah. Tidak semua belanja misteri skenario termasuk pembelian.
- Sementara pengumpulan informasi, pembeli biasanya berbaur ke toko yang dievaluasi sebagai pembeli biasa. Mereka mungkin kadang-kadang diminta untuk mengambil foto atau pengukuran, pembelian kembali, atau menghitung jumlah produk, kursi, orang-orang selama kunjungan. Sebuah timer atau stopwatch mungkin diperlukan. Di beberapa negara, misteri pembelanja juga harus mendapat izin sebagai detektif swasta untuk menjalankan beberapa tugas.
Dari sana, para pembelanja akan menyerahkan data yang dikumpulkan untuk perusahaan belanja Misteri yang bersangkutan. Perusahaan itu kemudian mereview dan menganalisa informasi ini, menyelesaikan statistik kuantitatif atau kualitatif data laporan untuk perusahaan klien. Hal ini memungkinkan pengukuran terhadap kriteria yang ditetapkan sebelumnya.
Nah, Sudah mengerti toh apa itu Mystery Shopping? Mari kita lihat daftar perusahaan Mystery shopper yang beroperasi/menerima aplikasi dari Indonesia:
- http://www.frontlinefocus.com
- http://www.aq-services.com
- http://www.baidata.com
- http://www.internationalservicecheck.com
- http://doiop.com/MysteryShops
Silahkan daftar!! Selamat menjadi Pembelanja Misterius (Mystery Shopper)!



