Posts tagged lebih

Small Investment, Big Impact Activation

3

Tadi baru dapet pengalaman baru pas mengikuti so called “interview”….

Baru tadi dapet pengalaman yang namanya “interview massal” yang di tutup dengan penawaran gaji yang kurang ideal (atau lebih tepatnya buruk), yang pastinya nanti membuat kita merasa bodoh (atau memang?) apabila kita mengambilnya… Ini masih premature conclusion sieh..

Semua berawal dari sebuah iklan yang tidak jelas yang dilanjutkan dengan aplikasi dan telepon untuk wawancara… Sempet reschedule, menyesuaikan dengan ijin “cuti” yang menyesuaikan juga dari kantor…

Begitu sampai di lokasi (ruko), langsung diarahkan ke lantai penthouse a.k.a. lantai paling tinggi di ruko itu.. Sudah ada bbrp orang yang berkumpul ternyata…
Lanjut dengan isi-isi formulir (yang notabene semua infonya ada di CV, malah lebih lengkap).
Eh, tiba-tiba si mbaknya (sebut saja mbak X) mengumpulkan semuanya dan mengumumkan adanya wawancara massal.

Kita potong sedikit disini. Saya rangkum dengan istilah “diskusi” pada waktu “wawancara massal” itu yang dimana sebenarnya sepertinya si mbak X ini “disuruh” untuk mengkail informasi dari calon pelamar mengenai pasar, metode marketing, good corporate governance, leader characteristics, human resources problems, etc. Tak lupa, interview massal ini juga diselingi dengan pengenalan karakter salah satu produk, yang terkesan sebagai hidden message dari mereka.

Seperti yang sudah saya tulis di atas tadi, acara ini ditutup dengan personal “salary offer” yang terasa seperti main-main saja… Lebih cocok untuk fresh graduate….

Loh, apa hubungannya sama Low Budget High Impact Activation yang lagi marak belakangan ini? Begini, udah mengerti kan cara “mereka” untuk “mengkail” informasi dari calon-calon pelamar tadi?

Untuk biaya pasang iklan, dengan good-deal di salah satu media iklan tenaga kerja terbesar di Indonesia hanya butuh di bawah 1 juta rupiah untuk paket 3 kali pasang dengan jangka waktu 2 bulan.

Biasanya dari pemasangan iklan bisa dapat hingga 100 pelamar, dari yang sesuai klasifikasi hingga yang main-main saja. Nah, kita coba panggil saja semuanya. Nah, kita dapet 100 orang yang tertarik membeli “kucing dalam karung” kan?

Informasi produk sekilas dengan proyeksi keuntungan dan sistem MLM yang ditawarkan menjadi titik puncak penawaran “interview massal” ini. Disinilah kunci dari semuanya itu.

Pertama, dengan harga alat yang murah dan penggambaran proyeksi keuntungan yang 5 kali lipat investasi dalam 1 kali produksi, siapa yang tidak tergiur?

Kedua, mereka mendapatkan informasi gratis untuk media promosi situs mereka tentang bagaimana seharusnya terjual dan strategi yang terkait untuk itu.

Ketiga, dengan word of mouth marketing yang lebih ampuh dari metode-metode marketing yang manapun, dapat menggaransi nanti terjadinya sales.

Ke empat, dengan melakukan kegiatan diatas, mereka sudah menjalankan “training” sales secara murah (kalau tidak mau dibilang gratis) kepada calon sales (baca: calon pelamar) mereka.

Dimana anda bisa mendapatkan team sales yang mau bekerja gratis untuk keuntungan suatu produk dengan biaya dibawah 5 juta (beserta dengan overhead cost tentunya) sebanyak kurang lebih 100 orang di jaman ini? Hari gini? Hehehehe…

Ini yang saya maksudkan dengan Low Budget High Impact Brand Activation “on the move”…. Cukup murah kan?

Ada opini lain mengenai hal ini?
Semoga tulisan ini dapat “mencerahkan” beberapa pembaca blog ini.

Monggo saya tunggu komentarnya.

Salam hangat dari Jakarta, Indonesia.

Ps:
Kalau memang ini yang mereka lakukan sebagai “the real viral marketing”, ini sudah benar. Tapi kalau ternyata ini cuma sebagai upaya test the water mereka untuk mencari cara lain, jelas mereka sudah mendapatkan lebih dari yang mereka inginkan.

Renungan Kamis

0

Baru tadi dapet dimilis…

Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana. Ia menanam dua
tanaman yang sama pada lahan yang sama, yang membedakan hanyalah bagaimana cara
dia merawat tanaman tersebut. Tanaman yang pertama disirami secara rutin tiap
pagi sore, sedangkan tanaman yang kedua disirami dua hari sekali. Ketika tanaman
itu bertumbuh cukup besar, tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tersebut.
Perbedaannya cukup mencolok. Dibutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk
mencabut akar dari tanaman yang pertama. Untuk tanaman yang kedua, dibutuhkan
waktu lebih lama yaitu empat menit untuk bisa mencabutnya!
Mengapa hal itu bisa terjadi? Tanaman yang pertama cukup dimanjakan dengan air
yang ia dapat dengan mudah, sehingga akarnya tidak berusaha mencari ke tanah
yang lebih dalam. Sedangkan tanaman yang kedua karena mendapat suplai air yang
lebih sedikit, maka mau tidak mau akarnya mencari ke sumber air sehingga
didapatinya akarnya jauh lebih kuat karena masuk lebih dalam ke tanah.

Cara Tuhan mendidik kita tak jauh beda dengan illustrasi tersebut. Bayangkan
saja jika Tuhan memanjakan kita dengan mengabulkan semua doa yang kita minta
atau tidak pernah mengijinkan penderitaan dan masalah hidup. Tentu ini akan
membuat kita jadi orang yang manja. Tak hanya itu, kita akan menjadi orang yang
cengeng. Akibatnya akar iman kita tidak kuat dan ketika permasalahan terjadi,
dengan mudahnya kehidupan kita tumbang!
Tuhan sangat mengasihi kita, itu sebabnya Dia selalu mendewasakan dan melatih
akar iman kita. Mengijinkan penderitaan, masalah, tekanan hidup atau keadaan
yang tidak menyenangkan, dengan harapan bahwa akar iman kita terus mencari
“Sumber” yang sejati. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memilih untuk menjadi
orang yang manja dengan akar yang rapuh, ataukah menjadi orang yang didewasakan
oleh Tuhan?

Tanpa masalah, kita hanya akan menjadi orang yang manja dan dengan akar iman
yang rapuh.

Semoga dapat menjadi pencerahan….

Info Flu Babi

0

Ini adalah post layanan masyarakat oleh Yohanes Budi Lelono dalam rangka penyebaran informasi mengenai flu babi. Informasi di dapatkan melalui situs-situs pemerintah, WHO dan mailing list. Anda dipersilahkan untuk menyebarkan informasi ini agar kita dapat mencegah penyebaran lebih lanjut dan dapat memberikan pertolongan dengan lebih cepat.

PENYEBARAN FLU BABI H1N1 DI SELURUH DUNIA

  • Saking cepatnya menyebar, pada tanggal 6 Juli 2009, WHO akhirnya menghentikan monitoring jumlah orang yang terjangkit Flu Babi. Angka terakhir (19 Juli 2009), menyebutkan bahwa Flu Babi sudah menyebar di 160 negara, menjangkiti 137.215 orang dan mengakibatkan 800 orang meninggal. Walaupun persentase kematiannya relatif kecil, tetapi yang mengkhawatirkan adalah kematian-kematian tersebut terjadi di negara-negara maju yang mempunyai sistem perawatan kesehatan yang relatif baik.
  • WHO sudah menyatakan bahwa Swine flu “Unstoppable” dan memasuki tahap 6 yaitu “Widespread Human Infection”.
  • Sebagai contoh N egara Inggris sudah kewalahan untuk menangani penyebaran Flu Babi. Semua penderita diwajibkan untuk tinggal di rumah saja, tidak dianjurkan ke Rumah Sakit dan masuk ke website penanganan pandemi Flu babi. Dalam 1 (satu) jam, website dikunjungi 9 juta orang. Website tersebut membantu ana lisa apakah seseorang menderita Flu Babi atau penyakit yang mirip lainnya seperti Meningitis. Lalu bila sudah bisa dikonfirmasi mengalami indikasi terjangkiti penyakit Flu Babi, pada bagian akhir website tersebut akan memberikan nomer untuk pengambilan obat Flu babi. Saksikan videonya.
  • SITUASI DI INDONESIA Menurut WHO pada tanggal 23 Juli ada 322 kasus di Indonesia. Di Asia tenggara, Indonesia ranking kedua setelah Thailand.
  • Departemen Kesehatan RI menyediakan khusus website untuk penanggulangan Flu Babi. Berikut websitenya

LANGKAH PENCEGAHAN

  • Cara mencegah penularan Flu Babi dilakukan melalui langkah-langkah “kebersihan diri” (Personal Hygiene) dan meningkatkan ketahanan tubuh (makan makanan bernutrisi, minum banyak air dan cukup istirahat). Lihat poster info dari WHO.
  • Salah satu pencegahan yang paling efektif adalah dengan mencuci tangan. Sampai-sampai WHO mengajarkan secara rinci metoda mencuci tangan yang terbaik. Lihat poster dari WHO.
  • Beberapa negara sudah mulai menyuntikan vaksin. Tulisan tentang ini telah dituliskan setahun yang lalu. Tapi saat ini nampaknya Indonesia sudah terlambat bila mau menyiapkan vaksin, karena semua negara-negara di dunia sudah berebut..

INDIKASI TERSERANG FLU BABI

Berikut ciri-ciri bila seseorang terserang Flu Babi:

Flu Babi
  • Panas badan melebihi 38 C
  • Terasa lelah (Lethargy)
  • Tidak ada nafsu makan
  • Hidung mengalir
  • Merasa sakit tenggorokan bila menelan
  • Batuk
  • Otot-otot sakit
  • Sambungan tulang nyeri
  • Mual-mual dan ingin muntah
  • Diare

Bila mengalami gejala-gejala tersebut diatas, silahkan menghubungi 100 rumah sakit di Indonesia yang mampu untuk merawat penderita Flu Babi. Berikut daftar 100 rumah sakit resmi dari Depkes yang mampu untuk menangani Pandemi Flu Burung (kemudian Flu Babi). Namun di Jakarta hanya ada 3 (tiga) Rumah Sakit yaitu:

  • RSPI Dr Sulianti Saroso Jl Baru Sunter Permai Raya Jakarta – 021-6506559
  • RSU Persahabatan Jl Persahabatan Raya No.1 – 021-4891708, 4891745, 4751741
  • RSPAD Gatot Subroto Jl Dr A Rachman Saleh No 24, Jakarta Pusat – 021-3441008, 3840702

Demikian beberapa informasi dan mudah-mudahan bermanfaat. Saya secara pribadi sekarang menerapkan pola cuci tangan yang disiplin dan langsung istirahat bila sedikit saja terindikasi flu.

Go to Top