Posts tagged karena

Penjelasan Affiliate

0

Karena semakin banyak yang bertanya dan agak susah menjawabnya satu persatu di forum kaskus… Saya akan mencoba menjelaskannya disini.

Di forum itu sebenarnya bukan judul resmi yang saya berikan, itu sudah dirubah oleh om momod tanpa sepengetahuan saya.. Judl aslinya adalah [Duit Tambahan] Buat yang serius saja…. Eh sama momod diganti jadi affiliate… Ya gpp deh.. :) )

Langsung aja ya, penjelasan bagian pertama:

Halo kaskuser, ini penjelasannya:
Gini gan, ada bbrp schema yang loe liat di picture sana kan?

Paid Survey:
Dibayar buat ngisi survey.
Biasaya antara 10 – 30 menit, bayarannya dari 0,1 sampe 10 USD. Ga selamanya ada di Indo, tapi buat jaga2 mending daftar ke mailing listnya.
Dah punya twitternya blon? Nieh: @paidsurveycocc

Paid to Review:
Dibayar buat nulis sesuatu di blog anda, tapi blognya harus bagus rankingnya. Ga punya blog? Ga masalah, bikin dari awal… Butuh bantuan, comment di sini or YM or Facebook or Twitter. Gw bantu.

Mystery shopping:
Ini yang banyak di Indo, mau listnya? Comment ya…
Msytery shopping itu tugasnya nyocokin standar dari pusat ke daerah.

Twitter : @yohanesbule
YM gw di buledua@yahoo.co.uk

Boleh semuanya kok, cuman mulainya satu2 ya… Biar ga bingung…
So, mulai dr yang mana?

Mau tau lebih lanjut? Klik di judul kerjaan diatas…. Itu ngelink ke petunjuk dan info yang berkaitan kok… :)
Kalo masi ga ngerti, boleh hubungin gw disini or klik tuh  Hubungi Kami.

Paid to Review

8

Menurut AyoNgeBlog, Paid To Review (PTR) adalah (sori pinjem kamus, males ngartiinnya…):

Apa itu Paid Review, secara kasar dapat diartikan pekerjaan yang dibayar untuk membuat review suatu produk tertentu, dalam Paid Review, ada 3 pihak yang berperan, yaitu: pertama Advertiser (pihak yang akan membayar karena produknya di review), kedua Blogger (pihak yang akan dibayar karena mereview produk dari Advertiser, dan hasil review-annya berupa suatu postingan di blog/website sang blogger), ketiga Broker (pihak yang mempertemukan antara Advertiser dengan Blogger, bisanya broker paid review memasang rate fee tertentu untuk menyediakan jasa ini). Karena paid review merupakan sistem, maka setiap Broker paid review memiliki aturan main masing-masing. Karena saat ini kita berada di pihak Blogger, maka saya akan mebahas bagaimana caranya menjadi Blogger yang berhasil untuk masuk ke sistem Paid Review.

Sampai sini dah mengerti kan apa itu Paid to Review? Ini ada penjelasan lebih lanjut…. Ga punya blog? Mau mulai baru? Baca terus disini. Buat yang ga mau bikin or ga mau cape-cape bikin blog, bisa lihat juga, ada penjelasan untuk mereka yang ga mau/bisa punya blog tapi tetep bisa PTR.

Sebelum lebih jauh untuk mendaftar di sebuah broker paid review, ada baiknya anda memaksimalkan website/blog yang akan anda daftarkan di paid review, agar mempunyai PageRank yang bagus (nilai jual yang tinggi). Beberapa hal yang saya lakukan agar mendapatkan PageRank 5 dalam waktu 2 bulan adalah:

- Buat artikel untuk diposting yang bermanfaat dan banyak dicari oleh orang
- Daftarkan website/blog anda di beberapa layanan search engine dan iklan gratis, misalkan: google, yahoo, iklanbaris.co.id, dll
- Tinggalkan jejak berupa alamat url website/blog anda, saat anda memberikan komentar (blog walking)
- Sering update website/blog anda, minimal 1 postingan per hari

Note: untuk mengecek nilai PageRank suatu website anda dapat menggunakan Google Toolbar, yang beritegrasi dengan browser yang anda gunakan, yang dapat diperoleh secara gratis.

Jika website/blog anda sudah memiliki PagaRank yang mumpuni berarti anda sudah siap bergabung untuk meraup $ di internet. :-)

Agar proses pembayaran dari broker paid review dapat dengan baik kepada anda sebagai blogger, diharapkan anda sudah memiliki account PayPal yang sudah terverified.

Nah, penjelasan diatas itu untuk mereka yang ingin memulainya dari awal, yang sudah punya blog dan ingin mengembangkannya, silahkan juga sesuaikan dengan pentunjuknya… Saran saya sieh mending buat baru yang sesuia dengan tujuannya…. Masalah konten? Bisa di atur itu, banyak yang jualan konten kok. Lokalan pun ada… :)

Ini hasil copas dari sini:

Tak bisa dipungkiri, bahwa salah satu cara paling menyenangkan untuk berburu dollar via blog adalah dengan mengikuti program paid review. Namun, yang jadi masalah adalah betapa sulitnya untuk mendaftarkan blog yang belum mendapatkan Page Rank ke dalam program paid review (Page Rank seakan menjadi Raja dalam beberapa broker paid review). Kalaupun di approve, pasti nantinya akan sangat jarang mendapatkan job dari broker paid review tersebut
Betul tidak..??
Nah, buat sobat yang sangat ingin mengikuti program paid review tapi belum punya blog yang memiliki Page Rank tinggi, this is the answer for You..!!

Hehe.. bahasanya 
Ya, ini adalah jawaban dari segala keraguan untuk menjadi content writer tanpa memiliki blog..!!!

Kalau begitu, apa sih programnya..?? Bagaimana cara daftarnya..??
Oke, Akan saya jabarkan.. Hehe… 

Lakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Masuk ke ContentCurrent.com (gak da program referral kok..)
2. Daftar sebagai content writer di sana (Klik pada sidebar kiri bagian bawah ‘Become a Writer’)
Atau langsung saja masuk ke sini Hehehe… 
3. Isi form yang ada.
4. Klik Sign Up.
5. Kemudian cek inbox email sobat.
6. Pada saat itu juga, sobat akan mendapatkan email berisi ujian menjadi content writer di sana.
7. Kerjakan ujian itu dengan sungguh-sungguh, karena itu adalah yang menentukan nasib sobat di ContentCurrent.com
8. Submit artikel.
9. Tunggu konfirmasi pihak ContentCurrent.com, kalau ujian berhasil, Sobat sudah bisa memulai berburu dollar di sana. Tinggal menunggu order datang…  OK..!!

Update 21/12/09: Anda juga bisa apply ke WebLogsInc untuk yang tidak mempunyai blog.

Nah, dah beres deh penjelasannya…. :) Gimana? Berniat? Mau lihat list provider PTR? Click disini.

PS: WARNING. PTR bisa membuat PageRank anda turun dan menyebabkan penghasilan anda menurun pula. Pergunakan dengan hati-hati.

Kumpulkan Koin untuk Prita!

0

Hayu bantu Prita!!!!

Hingga saat ini, para blogger baru sebatas konsolidasi untuk mendukung
Sabtu, 5 Desember 2009, 12:58 WIB
Amril Amarullah

*VIVAnews* — Masyarakat para pengguna internet diminta untuk bergabung bersama membantu mengumpulkan uang koin untuk disumbangkan kepada Prita Mulyasari.

“Belum dihitung berapa jumlah yang sekarang sudah terkumpul. Karena yang  terpenting bentuk dukungan dan kepedulian terhadap Prita, bukan jumlahnya, itu intinya,” kata Perwakilan Blogger Jakarta, Ari Juliano saat dihubungi VIVAnews, 5 Desember 2009.

Selain itu, Hingga saat ini, temen-temen blogger baru sebatas konsolidasi untuk mendukung, solidaritas terhadap apa yang dialami oleh Prita.

“Penyebaran informasi efektif dilakukan baru senin besok (7 Desember 2009), kemarin masih konsolidasi, ” kata Perwakilan Blogger Jakarta, Ari Juliano saat dihubungi VIVAnews, 5 Desember 2009.

Dengan demikian, diharapkan gerakan ini akan menggugah masyarakat dan khususnya masyrakat dalam hal ini penegak hukum agar juga bisa peduli terhadap rakyat kecil.

Blog dukung prita dalam pengumpulan poin ini merupakan salah satu simpul informasi pengumpulan koin untuk mendukung Prita Mulyasari.

Diharapkan sebelum keputusan Mahkamah Agung keluar, kita sudah mengumpulkan koin, dan hanya koin, untuk menggenapi pembayaran denda yang dijatuhkan kepada Prita senilai Rp 204 juta.

“Spirit kita pun sama, bahwa keangkuhan kekuasaan yang ingin mengenyahkan kebebasan berpendapat melalui kriminalisasi harus kita lawan,” ujarnya.

“Kita membela Prita dan kebebasan berpendapat. Sekarang Prita, esok entah siapa,”

http://nasional. vivanews. com/news/ read/111413- aksi_kumpulkan_ koin_untuk_ prita_dimulai_ senin

Tip Sukses ala Bob Sadino

18

Selamat pagi, siang, sore, malam dan subuh.
Kakek, nenek, om, tante, kakak, adik dan rekan-rekan.

Ini ternyata ada beberapa tips dari seorang pebisnis sukses, seorang BOB SADINO. Beliau terkenal sebagai seorang pebisnis yang kemana-mana selalu memakai celana pendek. Asik juga tuh… Serasa di Bali terus-terusan…

Tips ini didapet dari milis, cuman sekedar penyambung informasi.. :)

Setelah saya telaah, ternyata banyak informasi tentang bisnis yang memang terkadang menjadi batu sandungan bagi kita (yang sudah berani mencoba ataupun baru-mau-akan mencoba) untuk membuat sebuah bisnis.

Semoga layak dibaca dan membantu anda-anda sekalian. Saya JAMIN anda akan minimal sehebat BOB SADINO… Lha wong sudah terbukti.. :) ) Monggo…

  • Terlalu Banyak Ide
    Orang “Pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya
  • Miskin Keberanian untuk memulai
    Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “Pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “Pintar” telalu banyak pertimbangan.
  • Telalu Pandai Menganalisis
    Sebagian besar orang “Pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang“bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.
  • Ingin Cepat Sukses
    Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.
  • Tidak Berani Mimpi Besar
    Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.
  • Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi
    Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.
  • Berpikir Negatif Sebelum Memulai
    Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang“bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.
  • Maunya Dikerjakan Sendiri
    Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.
  • Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan
    Orang “Pintar”menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.
  • Tidak Fokus
    Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang“bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.
  • Tidak Peduli Konsumen
    Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.
  • Abaikan Kualitas
    Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sedangkan orang “Pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.
  • Tidak Tuntas
    Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang“bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.
  • Tidak Tahu Pioritas
    Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan prioritas.
  • Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas
    Banyak orang “bodoh”yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas.
  • Mencampuradukan Keuangan
    Seorang “Pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.
  • Mudah Menyerah
    Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.
  • Melupakan Tuhan
    Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.
  • Melupakan Keluarga
    Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin menguras waktu dan tenaga.
  • Berperilaku Buruk
    Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena “merasa” sudah mampu berdiri diats kakinya sendiri.

Anda dipersilahkan untuk mentrackback dan mengcopy-paste tulisan ini dengan catatan anda memasukkan referensinya…. :)

Matursuwun, terima kasih.

Pesta (Ulang Tahun) Blogger 2009!

0

Pesta Blogger 2009 yang di laksanakan di SMESCO building dapat dinyatakan lancar dan berjalan dengan semestinya biarpun terasa sedikit panas karena sepertinya sistem pendinginan udaranya tidak teasa sama sekali…. :)

Dan yang asiknya kali ini Ulang Tahunku di rayakan oleh blogger seluruh Indonesia!!

Foto-foto menyusul ya…

Info Flu Babi

0