Posts tagged ada
Siapa mau Antar Sayuran segar untuk Pengungsi Merapi dari Petani Gunung Kidul?
0Berangkat dari rasa solidaritas antar warga, sejak jum’at 29/10/10 SRAWUnG telah menggalang bantuan dari seluruh jaringan yang ada di wilayah Gunung Kidul untuk membantu merapi. Sampai saat ini, sudah ada bantuan yang terkumpul di 6 titik, sedangkan di beberapa titik yang lain masih bergerak. 6 titik tersebut adalah Nglipar, Playen, Wonosari, Girisubo, Rongkop, Gedangsari.
SRAWUnG mengumpulkan bantuan berupa bahan pangan dan non pangan. Bahan pangan yang terkumpul seperti Ketela, kelapa, pisang, gori dan sayuran. untuk sayuran (daun ketela, daun melonjo dll) akan dipetik pada saat sebelum diambil (sore atau pagi harinya). Sedangkan bahan non pangan sudah terkumpul pakaian pantas pakai dan sejumlah uang, untuk uang akan dibelikan barang dan lauk-pauk. uang yang terkumpul dari tadi pagi sudah Rp 700.000,00.
Nah saat ini temen2 SRAWUnG meminta bantuan IDEA untuk bisa mendistribusikannya. Bisakah IDEA membantu armada untuk pengambilan bantuan tersebut? Mengingat masih ada beberapa wilayah yang bergerak maka masih ada kemungkinan bantuan ini bertambah.
selain warga, sejumlah anggota dewan juga bergabung memberikan bantuan dalam aksi sosial ini.
Kami menunggu respon dari temen-temen jaringan untuk membersamai IDEA.
Untuk CP Srawung/KP, silakan kontak juga di: CP mas tejo –> 08170424553
Paid Survey
0Menurut Wikipedia, Paid Survey adalah:
A paid or incentivized survey is a type of statistical survey where the participant is rewarded through an incentive program, generally entry into a sweepstakes program or a small cash reward, for completing one or more surveys.
A paid survey is used to collect quantitative information about the participants’ personal and economic habits set against their particular demographic. Incentivized surveys are considered to be more likely to catch a wider and more representative range of respondents compared to unincentivised surveys. YouGov in the United Kingdom say:
“Respondents receive a small incentive for completing YouGov surveys. The purpose is to ensure that samples are as representative as possible, and that responses are not tilted towards those passionately interested in the subject of the particular survey.”
Legitimate surveys are usually unpaid (as with Gallup poll) or incentivized (as with YouGov); surveys where the respondent must pay or purchase products to join a panel are generally scams, as are sites that disappear before paying the participants. Legitimate surveys do not need credit card information from respondents.
In the last few years most U.S. market research companies have developed online panels to recruit participants and gather information. With the power of the internet thousands of respondents can be contacted instantly rather than the weeks and months it used to take to conduct interviews through telecommunication and/or mail. By conducting research online, a research company can reach out to demographics they may not have had access to when using other methods.
When a research company needs respondents from a demographic they cannot reach they can easily reach out to a worldwide or specialty panel. By offering a cash incentive to respondents in return for feedback these companies are able to quickly fill quotas and collect the information being sought by the client.
Yang terjemahan secara bebasnya adalah Paid Survey adalah sebuah tipe pengumpulan statistik dimana pengisi survey tersebut mendapatkan hadiah/insentip baik berupa kesempatan memenangkan hadiah tertentu ataupun dalam bentuk uang yang dalam jumlah kecil apabila mereka mengisi satu buah survey atau lebih.
Nah, sudah mengerti kan?
Untuk menjaga-jaga agar anda tidak tertipu dengan banyak iming-iming survey yang bisa menghasilkan puluhan atau ratusan bahkan ribuan dollar perjam dengan syarat anda membayar informasi tersebut di muka (bayar dulu baru dapet informasi), saya sudah membuat satu blog yang bekerjasama dengan sebuah badan survey yang terpercaya dan saya juga rajin menjadi affiliate untuk survey-survey yang sudah terkenal bahwa mereka terpercaya (dan yang paling penting!) mereka terbukti membayar..
Dan bagian yang terbaiknya adalah, survey ini gratis dan pasti (dibayar!). Silahkan menuju ke sini atau salin-tempel (copy paste?) ini ke peramban (browser) anda: http://www.paidsurvey.co.cc
Ada yang ingin ditanyakan? Silahkan bertanya di komentar, saya akan coba jawab.
Oya, anda akan memerlukan akun paypal untuk bisa mendapatkan bayaran, silahkan klik disini untuk mendaftar.
Paid to Review Directory
0Ada beberapa yang menggunakan refferal, ada yang tidak menggunakan refferal. Mau di klik boleh, copy paste tanpa refferal juga tidak apa-apa.
Links (ada beberapa link affiliate saya)
- Weblogs, Inc.
- PayPerPost
- Blogsvertise
- Review Me
- Smorty
- SponsoredReviews
- Mashable
- Digital Journal
- BlogBurner
- Squidoo
- About.com
- LoudLaunch
- Blogitive
- BloggerWave
- BlogToProfit
- PayU2Blog
- BuyBlogReviews
Banners (will be updated)
Woro Woro Internal VL5th
0Tanpa mengurangi ataupun menambahi isi:
Well, entah kesalahan ada di bagian mana, mungkin juga karena panitia
sebagian besar adalah angkatan 13, 14, 15 yang belum pernah mengadakan
suatu event besar, sehingga defisit dana awal mencapai 80 juta, lalu
direvisi 50 juta dan revisi terakhir 18 juta dengan melakukan
pemangkasan anggaran.aku prihatin dengan kondisi ini, beberapa kawan angaktan atas juga
mulai bergerak untuk mengumpulkan “bantingan” dari teman-teman
seangkatan.
kalo aku sendiri, datang dan tidak datang sudah mendaftar dan
membayar, itung-itung nyumbang lah…
tgl 27 desember itu aku natalan di rumah, nemenin ibuku, jadi ya 60%
sepertinya tidak datang, terkecuali ada hal lain.ya, ini sekedar panggilan saja untuk angkatan 5, apakah terketuk
hatinya untuk menyumbang atau tidak?
jika memang ada uang lebih, apa salahnya disumbangkan sedikit saja
untuk pavali, saya kasihan sama panitia (apalagi kalau sampai
defisit).
saat ini bukan berpikir salah siapa, karena toh acara tinggal 2 bulan lagi ..Bantuan yang diharapkan :
1. Mendaftarkan diri dan membayar biaya pendaftaran meskipun mungkin
tidak datang,
pendaftaran bisa melalui sms bisa melalui personal kontaknya :
http://reuni2009.exvanlith.net/pendaftaran/2. Memberikan donasi bantuan dengan mengirim ke rekening PAVALI :
037 277 2784 BCA KCU YOGYAKARTA a/n Frans Wisnu dan Heronimus Heru.
(tolong dituliskan berita acaranya misal : DONASI UNTUK REUNI AKBAR 2009)3. Memasang iklan di buku kenangan PAVALI, bisa menghubungi : Wisnu
(14) 085643253076Demikian keprihatinan ini, semoga saja masih ada kepedulian untuk
almamater kita. Terima kasih.salam,
Oktavianus Ken M.
Kami memohonkan bantuan dari rekan-rekan sesama angkatan 5 untuk membantu.
60 ribu, untuk acara KITA.
Acara KITA.
Tidak datang tidak masalah, yang penting kita telah membantu sekuat kita.
Untuk rekan-rekan lain, mohon ditambahkan sendiri tag-nya yak. Ada maksimalnya soalnya….
Terima kasih.
Y.B. Lelono
Dateline
0Ada perbedaan mendasar dari Bahasa Indonesia dengan English. Masih banyak yang rancu. Yang lebih sering terjadi adalah kagok dan ikut-ikutan. Contohnya adalah pemakaian istilah Dateline.
Dateline secara harafiah diterjemahkan sebagai kata-kata untuk dating, yaitu kata-kata rayuan, bujukan.
Setelah di teliti, ternyata dateline itu dimaksudkan sebagai deadline yang berarti batas akhir, batas akhir ini biasanya di pakai di segala bidang, mulai dari ujian hingga waktu memasukkan naskah penulisan.
Nah, untuk selanjutnya semoga bisa menjadikan info ini sebuah manfaat ke depannya. Hehehe. Jangan sampai kayak surat ke ICW yang salah di panjangkan menjadi Indonesia Corroption Word.
Kiranya membantu.
Green Day 21 Guns
0Lagi suka banget lagu ini. Nyanyiin terus-terusan….
Mau ikutan denger? Klik play trus nyanyiin bareng deh. Ada liriknya ini….
Kalo suka, ada link buat download di bawah liriknya.
Kalo belon bisa, tunggu sebentar, loading dulu. Liat berapa persen(%) di biru-biru sebelah kanannya ya… Kalo dah 100% berarti dah full lagunya…
Kalo teriak-teriak, inget-inget orang sebelahnya ya?
21 Guns
Songwriters: Armstrong, Billie Joe; Bowie, David; Pritchard, Michael; Wright, Frank
Do you know what’s worth fighting for?
When it’s not worth dying for?
Does it take your breath away
And you feel yourself suffocating?
Does the pain weigh out the pride?
And you look for a place to hide?
Did someone break your heart inside?
You’re in ruins
One, 21 guns
Lay down your arms, give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky, you and I
When you’re at the end of the road
And you lost all sense of control
And your thoughts have taken their toll
When your mind breaks the spirit of your soul
Your faith walks on broken glass
And the hangover doesn’t pass
Nothing’s ever built to last
You’re in ruins
One, 21 guns
Lay down your arms, give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky, you and I
Did you try to live on your own
When you burned down the house and home?
Did you stand too close to the fire
Like a liar looking for forgiveness from a stone?
When it’s time to live and let die
And you can’t get another try
Something inside this heart has died
You’re in ruins
One, 21 guns
Lay down your arms, give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky
One, 21 guns
Lay down your arms, give up the fight
One, 21 guns
Throw up your arms into the sky, you and I
Mau mengunduh? Silahkan tekan disini.
Disclaimer:
BuLe tidak menyimpan berkas yang melanggar peraturan yang ditetapkan pemerintah. Anda mengunduh dengan resiko anda sendiri.
Berkas dijamin oleh BuLe bebas dari virus dan malware.
Kisah Surat Narapidana dari Tahanan
0Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie, menulis surat ke anaknya yang ada dipenjara Nusa Kambangan karena dituduh terlibat GAM (Gerakan Aceh Merdeka).
Bunyinya:
“Hasan, bapakmu ini sudah tua dan mulai sakit-sakitan, sekarang sedang musim tanam jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau bantu bapak mencangkul kebun jagung ini?”
Eh, anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian. ” Pak, demi Tuhan, jangan cangkul itu kebun!!, saya tanam senjata di sana!!” kata si anak dalam surat itu.
Rupanya surat itu disensor pihak rumah tahanan, maka keesokan harinya setelah si bapak terima surat , datanglah satu peleton tentara dari kota Medan.
Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian mencangkul tanah di kebun tersebut. Setelah mereka pergi, kembali si bapak tulis surat ke anaknya.
“Hasan, setelah bapak terima suratmu, datang satu peleton tentara mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak lakukan sekarang?”
Si anak kembali membalas surat tersebut, “Sekarang bapak mulai tanam jagung aja, kan udah dicangkul sama tentara, dan jangan lupa ngucapin terima kasih sama mereka.”
Pihak rumah tahanan yang menyensor surat ini langsung pingsan..
Hahahaha…







