Life
Keluhan terhadap Telkomsel
0Saya pelanggan telkomsel AS menggunakan blackberry dan melakukan pengisian pulsa melalui ATM Bank Permata pada tanggal 30 Juni 2011 lewat ATM Bank Permata cabang GKBI pada pukul 15:45 WIB.
Ditunggu beberapa jam, kok tidak masuk-masuk dan di konfirm ke Bank Permata, diberitahukan bahwa rekening sudah terdebet dengan sukses. Begitu pula langsung kami telepon ke customer service 116 dan disuruh menunggu 1×24 jam dan ternyata hingga 1 Juli 2011 pukul 17:00 belum ada juga pulsa yang masuk.
Lalu saya telepon kembali ke 116 dengan mengharapkan ada solusi, entah permintaan maaf ataupun pengembalian uang ataupun pemberian kredit, kira2 apa yang mereka lakukan? Ini yg mereka lakukan, mereka menambah waktu untuk mereka sendiri dengan berkata “tunggu saja 3x24jam”…
Hahahaha… Kok jadi aneh, ga ada permintaan maaf ataupun lain2nya, malah disuruh nunggu lagi, lebih lama pula.
Mohon agar telkomsel dapat membalas surat complaint ini. Saya merasa sangat di rugikan, uang terpotong, komunikasi tidak bisa, telpon ke layanan pelanggan hanya di suruh mengunggu tanpa ada solusi.
Bangga dengan titel pelanggan terbesar? Nonsense! Banggalah kalau servis anda baik!
Hari ini sudah tanggal 04 Juli 2011, tepat 4 x 24jam sejak pengisian ulang dan ternyata belum masuk juga pulsanya.
Nanti kita lihat apa yang terjadi dengan informasi yang akan kita dapatkan hari ini. Ada tebakan kira-kira seperti apa?
Update 5 Juli 2011:
Kemarin (04 Juli 2011) belum masuk juga pulsanya.
Setelah ditelepon kembali ke 116, di nyatakan oleh CSnya yang bernama Aryo bahwa sudah ada 2(dua) nomor tiket atas nomor saya dan dipastikan bahwa 3 (tiga) hari kerja pulsanya PASTI masuk.
Oke, nanti sore kita telpon lagi.
Tunggu update berikutnya….
Update 5 Juli 2011, malam:
Pulsa masih belum masuk juga.
Nanti agak malam baru berencana menelepon 116.
Mana katanya pasti masuk?
Update 6 Juli 2011, pagi:
Ada telepon dari mbak2 yang bilang dari divisi refundnya yang bilang harap ditunggu 3 x 24jam. Bagossss!
Update 6 Juli 2011, sore:
Ada telepon dari divisi refund lagi, kali ini mas-mas dan lebih keren lagi, disuruh tunggu 7 x 24jam. Wow KEREn!
Update 6 Juli 2011, malam:
Pulsa masuk didahului dengan sms dulu.
Total hari : 7 hari untuk memasukkan pulsa 100rb yang sudah terdebet dari akun permatanya.
Posted with WordPress for BlackBerry, powered by 5ribu.net hosting.
C4H on Easter
0Berita ini sudah saya confirm dengan mengecek FB dan wall dari yang bersangkutan.
Mohon bantuannya untuk sesama.
———————————————————
Sory ganggu waktu nya, ini teman saya yg bekerja sbg Sales Honda Imora di P.Jayakarta yg bernama Christymoer. Ini beneran bkn penipuan bisa di cek langsung ke kantor nya ataw ke RS Husada, dia baru bekerja selama 1 bln dan mjd tulang punggung keluarga.
Saat ini dia sgt butuh doa (apapun agama kalian) dan bantuan dananya dr kita semua. Kejadian nya hr Kamis sore sekitar pukul 17.00 kecelakaan di jl. P.Jayakarta mau buru2x pulang utk pelayanan gereja ( kamis putih ) di tabrak oleh mobil, keadaanya parah sekali terutama bagian kepala nya ,
Tim dokter sdh menjalani operasi tahap 1 krn pendarahan hebat di otak dan hasil nya jam 4 sore ini. Kalaupun lewat masa kritis nya selama 1 bln dia hrs minum obt n vit seharga 2 jtan dan utk biaya operasi butuh krg lbh 100jt an, sekarang ini telah menjalani operasi tahap awal dan dirawat di ICU rumah sakit Husada dalam keadaan tidak sadar (koma).
Jika tergerak hatinya mohon bantuan dana ditransfer ke BCA a/c : 6430074669 a/n : James Tone ( Adik Cristymoer ) Hp: 081310155554.
Skrg ini Papanya juga terbaring sakit di rumah karena sakit ginjal dan komplikasi.
Berapapun yg kalian sumbang, namun akan sangat membantu utk Christ dan kluarganya. Membantu org tanpa pamrih sangat lah baik pahala nya utk keluarga kita.
Ini Foto nya: http://bit.ly/fR61dN
Tuhan yang akan membalas semua kebaikan kalian, ini lah saat nya utk kita berbuat kebaikan demi hidup kita juga, Cristymoer dan keluarga nya.
Ini fb christimoer:
http://m.facebook.com/reom.ytsirhc?refid=0&_ft_a=1113272320&_ft_tf=1837349347779&_ft_tpi=1661856795&_ft_ti=100&_ft_time_ft=1303484333&_ft_mf_objid=1661856795
Mohon doa nya yah agar Christimoer cpt sembuh dan kembali bekerja. Tolong kalau tdk keberataan utk membroadcast pesan ini ke semua contact bbm kalian semua, tdk ada salah nya utk membantu org yg lg kesusahan. Secara tdk lgs kita sudah menabur benih kebaikan, terima kasih..
Surat Untuk Firman
1Tulisan ini diambil dari sini: http://itonesia.com/surat-untuk-firman/
Kawan, kita sebaya.
Hanya bulan yang membedakan usia. Kita tumbuh di tengah sebuah generasi dimana tawa bersama itu sangat langka. Kaki kita menapaki jalan panjang dengan langkah payah menyeret sejuta beban yang seringkali bukan urusan kita. Kita disibukkan dengan beragam masalah yang sialnya juga bukan urusan kita. Kita adalah anak-anak muda yang dipaksa tua oleh televisi yang tiada henti mengabarkan kebencian. Sementara adik-adik kita tidak tumbuh sebagaimana mestinya, narkoba politik uang membunuh nurani mereka. Orang tua, pendahulu kita dan mereka yang memegang tampuk kekuasaan adalah generasi gagal. Suatu generasi yang hidup dalam bayang-bayang rencana yang mereka khianati sendiri. Kawan, akankah kita berhenti lantas mengorbankan diri kita untuk menjadi seperti mereka?
Di negeri permai ini, cinta hanyalah kata-kata sementara benci menjadi kenyataan. Kita tidak pernah mencintai apapun yang kita lakukan, kita hanya ingin mendapatkan hasilnya dengan cepat. Kita tidak mensyukuri berkah yang kita dapatkan, kita hanya ingin menghabiskannya. Kita enggan berbagi kebahagiaan, sebab kemalangan orang lain adalah sumber utama kebahagiaan kita. Kawan, inilah kenyataan memilukan yang kita hadapi, karena kita hidup tanpa cinta maka bahagia bersama menjadi langka. Bayangkan adik-adik kita, lupakan mereka yang tua, bagaimana mereka bisa tumbuh dalam keadaan demikian. Kawan, cinta adalah persoalan kegemaran. Cinta juga masalah prinsip. Bila kau mencintai sesuatu maka kau tidak akan peduli dengan yang lainnya. Tidak kepada poster dan umbul-umbul, tidak kepada para kriminal yang suka mencuci muka apalagi kepada kuli kamera yang menimbulkan kolera. Cinta adalah kesungguhan yang tidak dibatasi oleh menang dan kalah.
Hari-hari belakangan ini keadaan tampak semakin tidak menentu. Keramaian puluhan ribu orang antre tidak mendapatkan tiket. Jutaan orang lantang bersuara demi sepakbola. Segelintir elit menyiapkan rencana jahat untuk menghancurkan kegembiraan rakyat. Kakimu, kawan, telah memberi makna solidaritas. Gocekanmu kawan, telah mengundang tarian massal tanpa saweran. Terobosanmu, kawan, menghidupkan harapan kepada adik-adik kita bahwa masa depan itu masih ada. Tendanganmu kawan, membuat orang-orang percaya bahwa kata “bisa” belum punah dari kehidupan kita. Tetapi inilah buruknya hidup di tengah bangsa yang frustasi, semua beban diletakkan ke pundakmu. Seragammu hendak digunakan untuk mencuci dosa politik. Kegembiraanmu hendak dipunahkan oleh iming-iming bonus dan hadiah. Di Bukit Jalil kemarin, ada yang mengatakan kau terkapar, tetapi aku percaya kau tengah belajar. Di Senayan esok, mereka bilang kau akan membalas, tetapi aku berharap kau cukup bermain dengan gembira.
Firman Utina, kapten tim nasional sepak bola Indonesia, bermain bola lah dan tidak usah memikirkan apa-apa lagi. Sepak bola tidak ada urusannya dengan garuda di dadamu, sebab simbol hanya akan menggerus kegembiraan. Sepak bola tidak urusannya dengan harga diri bangsa, sebab harga diri tumbuh dari sikap dan bukan harapan. Di lapangan kau tidak mewakili siapa-siapa, kau memperjuangkan kegembiraanmu sendiri. Di pinggir lapangan, kau tidak perlu menoleh siapa-siapa, kecuali Tuan Riedl yang percaya sepak bola bukan dagangan para pecundang. Berlarilah Firman, Okto, Ridwan dan Arif, seolah-olah kalian adalah kanak-kanak yang tidak mengerti urusan orang dewasa. Berjibakulah Maman, Hamzah, Zulkifli dan Nasuha seolah-olah kalian mempertahankan kegembiraan yang hendak direnggut lawan. Tenanglah Markus, gawang bukan semata-mata persoalan kebobolan tetapi masalah kegembiraan membuyarkan impian lawan. Gonzales dan Irvan, bersikaplah layaknya orang asing yang memberikan contoh kepada bangsa yang miskin teladan.
Kawan, aku berbicara tidak mewakili siapa-siapa. Ini hanyalah surat dari seorang pengolah kata kepada seorang penggocek bola. Sejujurnya, kami tidak mengharapkan Piala darimu. Kami hanya menginginkan kegembiraan bersama dimana tawa seorang tukang becak sama bahagianya dengan tawa seorang pemimpin Negara. Tidak, kami tidak butuh piala, bermainlah dengan gembira sebagaimana biasanya. Biarkan bola mengalir, menarilah kawan, urusan gol seringkali masalah keberuntungan. Esok di Senayan, kabarkan kepada seluruh bangsa bahwa kebahagiaan bukan urusan menang dan kalah. Tetapi kebahagiaan bersumber pada cinta dan solidaritas. Berjuanglah layaknya seorang laki-laki, kawan. Adik-adik kita akan menjadikan kalian teladan!
kalah
0Tulisan ini diambil dari sini: http://itonesia.com/kalah/
Apakah hidup “kita” memang sekadar menunda kekalahan, pastinya aku ingin bertanya kepada Chairil. Tetapi di malam sunyi pekuburan Karet ini, dingin angin menusuk tulang untuk bangkit dari liang lahat. Tanyaku direnggut angin yang membawanya mengitari langit Jakarta, menyapa setiap mereka yang bangun dan tidur. Menelusup dalam kesadaran dan mimpi. Diam-diam memakzulkan setiap keinginan baik yang tidak kunjung sempat menyapa mentari pagi. Beginilah persoalan yang kita hadapi sekarang, kekalahan adalah rutinitas dan bukan sekedar sesuatu yang tertunda. Kemenangan menjadi langka, hingga kita tidak pernah tahu lagi wujudnya. Dan ketika kemenangan muncul, kita menyikapi layaknya orang-orang yang kalah.
Hidup tidak selamanya persoalan kalah dan menang. Tetapi kenyataannya memang demikian. Angka-angka, peringkat, penghargaan dan bahkan bonus mengucilkan manusia pada nasibnya masing-masing. Kita sampai tidak menemukan harga yang tepat pada setiap kekalahan dan kemenangan. Kita jadi tidak mengerti apakah perayaan pantas untuk kemenangan atau malah lebih pantas untuk kekalahan. Kita menyaksikan sebelas orang anak muda berlari dalam peluh tiada henti. Sebenarnya mereka tengah bermain, itu bukan sebuah persoalan. Masalahnya mereka ternyata bermain bukan untuk dirinya sendiri. Mereka telah didaulat menjadi serdadu di ujung negeri, menyelesaikan semua persoalan yang mengerdilkan kita. Mengepakkan sayap garuda yang terperosok dalam timbunan permasalahan bangsa. Mereka tidak lagi bermain mengolah bola tetapi bermain roulette mengundi nasib bangsa. Dan tadi malam bukan lagi sepakbola.
Hidup adalah masalah kebiasaan. Bila kita terbiasa kalah maka kita akan jatuh demam ketika mendapatkan kemenangan. Demam penuh racauan tidak masuk akal. Sebelas pasang kaki yang mengolah kulit bundar dianggap pemecah semua persoalan. Politik hendak dimenangkan lewat tim bola. Rating televisi hendak dikatrol lewat berita bola. Dan orang-orang penting berpose seolah-olah mereka pahlawan yang membidani lahirnya pesepakbolaan nasional. Sebelas orang anak muda direnggut begitu saja dari lapangan hijau, tanpa pernah peduli dengan apa yang mereka inginkan. Diarak kesana sini, didoakan beribu mantera dan dicekoki dengan vodka berisi gandum politik. Kita, orang-orang yang kalah, telah merenggut kesempatan menang yang mereka miliki. Kita, orang-orang tidak peduli, telah menerbangkan mimpi tanpa seorang pun dari mereka punya sayap untuk mengejarnya. Beginilah cara orang-orang kalah menghadapi kemenangan, jatuh demam. Satu-satunya cara untuk sembuh adalah dengan menciptakan kekalahan. Hidup normal jauh lebih baik ketimbang berubah tanpa tahu arah.
Tanpa Chairil yang bisa ditemui, kita menemukan jawaban. Bahwasanya hidup kita tidak hanya sekedar menunda kekalahan tetapi lebih dari itu, kita hidup dalam kekalahan. Ini bukan persoalan angka-angka yang bisa dikumpulkan dan diperbandingkan, ini persoalan cara menghadapi hidup. Bahwa para pemenang tidak pernah mempersoalkan kalah atau menang dan para pecundang senantiasa mengukur segala sesuatunya dari menang dan kalah. Pemenang tahu, kekalahan adalah cara terbaik untuk mendapatkan pelajaran kehidupan. Pecundang hanya mengerti, kekalahan adalah akhir dari segalanya; suatu takdir yang menjadi kutukan satu bangsa. Kita tidak seharusnya menjadi pecundang.
Author
E.S. ITO lahir tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya seorang petani, bapaknya seorang pedagang.
URGENT : Update situasi Posko Bencana Van Lith
0Hasil Copas dari email
Semalam saya mencoba hubungi salah seorang relawan PAVALI (Mitha), tentang bagaimana keadaan terkini.
Berikut smsnya :
22.43 :
“Hujan Abu PARAH. Pengungsi penuh. Anak2 yang kuliah besok bertekat bolos semua. Situasi benar2 mengharuskan semua standby dan shift2an malam ini. Keep prayin’ for us. FOR INDONESIA… Relawan sedikit,, sampai2 anak2 ASPA disini semua bantu td. Urgent..and so urgent.”
Kemudian, pukul 06.02 datang sms lagi :
“Bunda..sblum ke van Lith, mgkn bsa minta tolong ngoordinir tmen2 yg djogja bwt nyariin pasokan nasi bungkus (nas+lauk&sayur) buat makan 3x sehari… Van Lith mulai kekurangan nasi bungkus bwt para pengungsi.. Kekurangan Logistik : beras,teh,gula,kopi,minyak,peralatan mandi. Tlg ya Bund, ini td ngontak sm Bona.”
Sementara ayah saya di Klaten sms juga
06.30 : “Merapi mbleduk lg, awan ke barat.”
06.49 : “Pos pengamatan di Srumbung ditutup, jarak aman jadi 15 km, siap2 masker.”
Sekadar info, jarak van Lith ke puncak Merapi adalah 17,8 KILOMETER. So, otomatis jika Kawasan Rawan Bencana III (KRB III) mundur jadi 15 km, van Lith sekarang ada di KRB II. Semoga tidak mundur lagi jadi 20 km. Saya nggak mw mbayangin kyk apa jdny.
Jam 8 pagi Mitha menghubungi dan menanyakan kembali soal relawan. Butuh banyak orang terutama siang hari. Di Jogja memang buanyaak… so, untuk anda PAVALI yang membaca ini dan tinggal terutama di Jogja dan TIDAK ADA PEKERJAAN, SEDANG LOWONG, TIDAK ADA KULIAH, mohon bantuannya… (Semarang juga boleh, Solo juga boleh ).
Siang nanti saya juga ke van Lith bersama sdr.Satriyo yang mana dia sendiri sudah entah berapa kali bolak-balik Muntilan-Jogja-Muntilan-Jogja semenjak hari Kamis 28/10 pas pertama buka pokso bencana. (hehehe, thx ya Sat…).
Dikarenakan Merapi meletus hebat pagi tadi, dan hingga e-mail ini ditulis, awan panas masih membumbung tinggi berkilokilometer ke udara dan terlihat dari kota Yk. Sejak meletus pertama 26/10, TIDAK PERNAH AWAN PANAS SETINGGI INI. Jujur saya bergidik juga melihatnya. Apalagi abu dan material ke barat (Dukun, Sumber, Muntilan, dll). Dan menurut data, Merapi tak pernah seperti ini (eksplosif). Sepertinya Merapi bukan hanya berada di siklus 4 tahunannya, tapi sedang berada di siklus 100 tahunannya. Semoga tidak seperti tahun di mana peradaban Mataram Hindu harus pindah ke Jawa Timur. Kita semua tentu berharap yang terbaik. Tetap berdoa, tetap berusaha.
Sekian update nya. Setelah dari Muntilan update lagi. Terimakasih.
Berkah Dalem.
Andrea Krisna (Dea) _13
Doa saya agar semuanya selamat dan itu wedul gembes hanya ke atas saja, tidak turun dan tidak ke barat.
Kabar terakhir (tadi pagi) dari Radio Elshinta, itu abu letusan merapi kemarin siang sudah mencapai Garut, kemungkinan bisa sampai ke Jakarta juga. Bahkan tadi pagi di tol cikampek km.40-an turun kabut tidak seperti biasanya. So rekan2 seputaran Jabodetabek mohon mempersiapkan masker juga karena debu vulkanik SANGAT BERBAHAYA bagi kesehatan.
Quote dari Wikipedia:
The most devastating effect of volcanic ash comes from pyroclastic flows. These occur when a volcanic eruption creates an “avalanche” of hot ash, gases, and rocks that flow at high speed down the flanks of the volcano. These flows can be impossible to outrun.[16] They can also be difficult to predict. In many cases prediction is based on the topography of a region, but a valley may fill and overflow.[17] In 1902, the city of St. Pierre in Martinique was destroyed by a pyroclastic flow which killed over 29,000 people.[18]
Fluorine poisoning and death can occur in livestock that graze on ash-covered grass if fluoride is present in high concentrations.[19] Inhaling volcanic ash may cause problems for people whose respiratory system is already compromised by disorders such as asthma or emphysema. The abrasive texture can cause irritation and scratching of the surface of the eyes. People who wear contact lenses should wear glasses during an ashfall, to prevent eye damage. Furthermore, the combination of volcanic ash with moisture in the lungs can create a substance akin to liquid cement.
Therefore, people should take caution to filter the air they breathe with a damp cloth or a face mask when facing an ashfall. Ash is very dense, as only 100 millimetres (3.9 in) of ash leads to the collapse of weaker roofs. A fall of 300 millimetres (12 in) leads to the death of most vegetation, livestock, the wiping out of aquatic life in nearby lakes and rivers, and unusable roads.[20] Accompanied by rain and lightning, ashfall leads to power outages, prevents communication, and disorients people.
Dear Andrea, terima kasih atas kabar terbarunya. Semoga tidak terjadi ICE AGE berikutnya kalau tiba2 semua gunung berapi meletus bersamaan, soalnya denger dari Elshinta juga kalo hampir semua gunung di ring jawa sudah bergejolak termasuk papandayan dan slamet….
PRAY FOR INDONESIA!
Without wax,
Related articles
- Mount Merapi erupts again as Indonesians flee camps (telegraph.co.uk)
- Huge volcanic blast spurs more Indonesians to flee (dailycaller.com)
Daftar Link Radio Streaming Jalin Merapi
0- http://opensource.telkomspeedy.com:8020/listen.pls
- http://sourceforge.telkomspeedy.com:8010/listen.pls
- http://media.kombinasi.net:8020/merapi.ogg.m3u
- http://203.34.118.83:8020/merapi.ogg.m3u
- http://jogjastreamers.com/
- http://opensource.telkomspeedy.com/furusato/test/
- http://merapi.combine.or.id/
http://merapi.combine.or.id/baca/1614/daftar-link-radio-streaming-jalin-merapi.html
Related articles
- Mount Merapi erupts in Indonesia (flickr.net)
- Merapi eruption cancels flights (bbc.co.uk)
Siapa mau Antar Sayuran segar untuk Pengungsi Merapi dari Petani Gunung Kidul?
0Berangkat dari rasa solidaritas antar warga, sejak jum’at 29/10/10 SRAWUnG telah menggalang bantuan dari seluruh jaringan yang ada di wilayah Gunung Kidul untuk membantu merapi. Sampai saat ini, sudah ada bantuan yang terkumpul di 6 titik, sedangkan di beberapa titik yang lain masih bergerak. 6 titik tersebut adalah Nglipar, Playen, Wonosari, Girisubo, Rongkop, Gedangsari.
SRAWUnG mengumpulkan bantuan berupa bahan pangan dan non pangan. Bahan pangan yang terkumpul seperti Ketela, kelapa, pisang, gori dan sayuran. untuk sayuran (daun ketela, daun melonjo dll) akan dipetik pada saat sebelum diambil (sore atau pagi harinya). Sedangkan bahan non pangan sudah terkumpul pakaian pantas pakai dan sejumlah uang, untuk uang akan dibelikan barang dan lauk-pauk. uang yang terkumpul dari tadi pagi sudah Rp 700.000,00.
Nah saat ini temen2 SRAWUnG meminta bantuan IDEA untuk bisa mendistribusikannya. Bisakah IDEA membantu armada untuk pengambilan bantuan tersebut? Mengingat masih ada beberapa wilayah yang bergerak maka masih ada kemungkinan bantuan ini bertambah.
selain warga, sejumlah anggota dewan juga bergabung memberikan bantuan dalam aksi sosial ini.
Kami menunggu respon dari temen-temen jaringan untuk membersamai IDEA.
Untuk CP Srawung/KP, silakan kontak juga di: CP mas tejo –> 08170424553










