Yohanes
This user hasn't shared any profile information
Home page: http://yohanes.budilelono.web.id
Yahoo Messenger: buledua@yahoo.co.uk
Jabber/GTalk: yohanes@budilelono.web.id
Posts by Yohanes
URGENT : Update situasi Posko Bencana Van Lith
0Hasil Copas dari email
Semalam saya mencoba hubungi salah seorang relawan PAVALI (Mitha), tentang bagaimana keadaan terkini.
Berikut smsnya :
22.43 :
“Hujan Abu PARAH. Pengungsi penuh. Anak2 yang kuliah besok bertekat bolos semua. Situasi benar2 mengharuskan semua standby dan shift2an malam ini. Keep prayin’ for us. FOR INDONESIA… Relawan sedikit,, sampai2 anak2 ASPA disini semua bantu td. Urgent..and so urgent.”
Kemudian, pukul 06.02 datang sms lagi :
“Bunda..sblum ke van Lith, mgkn bsa minta tolong ngoordinir tmen2 yg djogja bwt nyariin pasokan nasi bungkus (nas+lauk&sayur) buat makan 3x sehari… Van Lith mulai kekurangan nasi bungkus bwt para pengungsi.. Kekurangan Logistik : beras,teh,gula,kopi,minyak,peralatan mandi. Tlg ya Bund, ini td ngontak sm Bona.”
Sementara ayah saya di Klaten sms juga
06.30 : “Merapi mbleduk lg, awan ke barat.”
06.49 : “Pos pengamatan di Srumbung ditutup, jarak aman jadi 15 km, siap2 masker.”
Sekadar info, jarak van Lith ke puncak Merapi adalah 17,8 KILOMETER. So, otomatis jika Kawasan Rawan Bencana III (KRB III) mundur jadi 15 km, van Lith sekarang ada di KRB II. Semoga tidak mundur lagi jadi 20 km. Saya nggak mw mbayangin kyk apa jdny.
Jam 8 pagi Mitha menghubungi dan menanyakan kembali soal relawan. Butuh banyak orang terutama siang hari. Di Jogja memang buanyaak… so, untuk anda PAVALI yang membaca ini dan tinggal terutama di Jogja dan TIDAK ADA PEKERJAAN, SEDANG LOWONG, TIDAK ADA KULIAH, mohon bantuannya… (Semarang juga boleh, Solo juga boleh ).
Siang nanti saya juga ke van Lith bersama sdr.Satriyo yang mana dia sendiri sudah entah berapa kali bolak-balik Muntilan-Jogja-Muntilan-Jogja semenjak hari Kamis 28/10 pas pertama buka pokso bencana. (hehehe, thx ya Sat…).
Dikarenakan Merapi meletus hebat pagi tadi, dan hingga e-mail ini ditulis, awan panas masih membumbung tinggi berkilokilometer ke udara dan terlihat dari kota Yk. Sejak meletus pertama 26/10, TIDAK PERNAH AWAN PANAS SETINGGI INI. Jujur saya bergidik juga melihatnya. Apalagi abu dan material ke barat (Dukun, Sumber, Muntilan, dll). Dan menurut data, Merapi tak pernah seperti ini (eksplosif). Sepertinya Merapi bukan hanya berada di siklus 4 tahunannya, tapi sedang berada di siklus 100 tahunannya. Semoga tidak seperti tahun di mana peradaban Mataram Hindu harus pindah ke Jawa Timur. Kita semua tentu berharap yang terbaik. Tetap berdoa, tetap berusaha.
Sekian update nya. Setelah dari Muntilan update lagi. Terimakasih.
Berkah Dalem.
Andrea Krisna (Dea) _13
Doa saya agar semuanya selamat dan itu wedul gembes hanya ke atas saja, tidak turun dan tidak ke barat.
Kabar terakhir (tadi pagi) dari Radio Elshinta, itu abu letusan merapi kemarin siang sudah mencapai Garut, kemungkinan bisa sampai ke Jakarta juga. Bahkan tadi pagi di tol cikampek km.40-an turun kabut tidak seperti biasanya. So rekan2 seputaran Jabodetabek mohon mempersiapkan masker juga karena debu vulkanik SANGAT BERBAHAYA bagi kesehatan.
Quote dari Wikipedia:
The most devastating effect of volcanic ash comes from pyroclastic flows. These occur when a volcanic eruption creates an “avalanche” of hot ash, gases, and rocks that flow at high speed down the flanks of the volcano. These flows can be impossible to outrun.[16] They can also be difficult to predict. In many cases prediction is based on the topography of a region, but a valley may fill and overflow.[17] In 1902, the city of St. Pierre in Martinique was destroyed by a pyroclastic flow which killed over 29,000 people.[18]
Fluorine poisoning and death can occur in livestock that graze on ash-covered grass if fluoride is present in high concentrations.[19] Inhaling volcanic ash may cause problems for people whose respiratory system is already compromised by disorders such as asthma or emphysema. The abrasive texture can cause irritation and scratching of the surface of the eyes. People who wear contact lenses should wear glasses during an ashfall, to prevent eye damage. Furthermore, the combination of volcanic ash with moisture in the lungs can create a substance akin to liquid cement.
Therefore, people should take caution to filter the air they breathe with a damp cloth or a face mask when facing an ashfall. Ash is very dense, as only 100 millimetres (3.9 in) of ash leads to the collapse of weaker roofs. A fall of 300 millimetres (12 in) leads to the death of most vegetation, livestock, the wiping out of aquatic life in nearby lakes and rivers, and unusable roads.[20] Accompanied by rain and lightning, ashfall leads to power outages, prevents communication, and disorients people.
Dear Andrea, terima kasih atas kabar terbarunya. Semoga tidak terjadi ICE AGE berikutnya kalau tiba2 semua gunung berapi meletus bersamaan, soalnya denger dari Elshinta juga kalo hampir semua gunung di ring jawa sudah bergejolak termasuk papandayan dan slamet….
PRAY FOR INDONESIA!
Without wax,
Related articles
- Mount Merapi erupts again as Indonesians flee camps (telegraph.co.uk)
- Huge volcanic blast spurs more Indonesians to flee (dailycaller.com)
Daftar Link Radio Streaming Jalin Merapi
0- http://opensource.telkomspeedy.com:8020/listen.pls
- http://sourceforge.telkomspeedy.com:8010/listen.pls
- http://media.kombinasi.net:8020/merapi.ogg.m3u
- http://203.34.118.83:8020/merapi.ogg.m3u
- http://jogjastreamers.com/
- http://opensource.telkomspeedy.com/furusato/test/
- http://merapi.combine.or.id/
http://merapi.combine.or.id/baca/1614/daftar-link-radio-streaming-jalin-merapi.html
Related articles
- Mount Merapi erupts in Indonesia (flickr.net)
- Merapi eruption cancels flights (bbc.co.uk)
Siapa mau Antar Sayuran segar untuk Pengungsi Merapi dari Petani Gunung Kidul?
0Berangkat dari rasa solidaritas antar warga, sejak jum’at 29/10/10 SRAWUnG telah menggalang bantuan dari seluruh jaringan yang ada di wilayah Gunung Kidul untuk membantu merapi. Sampai saat ini, sudah ada bantuan yang terkumpul di 6 titik, sedangkan di beberapa titik yang lain masih bergerak. 6 titik tersebut adalah Nglipar, Playen, Wonosari, Girisubo, Rongkop, Gedangsari.
SRAWUnG mengumpulkan bantuan berupa bahan pangan dan non pangan. Bahan pangan yang terkumpul seperti Ketela, kelapa, pisang, gori dan sayuran. untuk sayuran (daun ketela, daun melonjo dll) akan dipetik pada saat sebelum diambil (sore atau pagi harinya). Sedangkan bahan non pangan sudah terkumpul pakaian pantas pakai dan sejumlah uang, untuk uang akan dibelikan barang dan lauk-pauk. uang yang terkumpul dari tadi pagi sudah Rp 700.000,00.
Nah saat ini temen2 SRAWUnG meminta bantuan IDEA untuk bisa mendistribusikannya. Bisakah IDEA membantu armada untuk pengambilan bantuan tersebut? Mengingat masih ada beberapa wilayah yang bergerak maka masih ada kemungkinan bantuan ini bertambah.
selain warga, sejumlah anggota dewan juga bergabung memberikan bantuan dalam aksi sosial ini.
Kami menunggu respon dari temen-temen jaringan untuk membersamai IDEA.
Untuk CP Srawung/KP, silakan kontak juga di: CP mas tejo –> 08170424553
Volunteers Use Twitter to Help Victims of Indonesia Eruptions
0Informasikan #merapi
Amid the panic caused by Mount Merapi’s marathon eruptions since Oct.26, a community of volunteers updated information about the disaster for 24 hours via Twitter.
While most villagers fled to escape the hot clouds and volcanic ash, the volunteers posted the latest status about the eruption online.
The Jaringan Informasi Lingkar Merapi (Merapi Circle Information Network), or Jalan Merapi, is a group of villagers that manage @jalinmerapi, a Twitter account that connects people in the timeline and provides data about Mount Merapi’s eruptions.
They collect factual data from a resident-owned observation station in Deles, Sidorejo village, in Kemalang sub-district, Klaten, Central Java, located 4 kilometers from the mountain’s peak.
Sukiman Mochtar Pratomo, 40, founder of Jalin Merapi, said they started tweeting on Oct. 25, a day before the first eruption.
“Within a very short time, we had more than 9,000 followers. We share links from various sources and re-tweet information from people related to the crisis of Mount Merapi,” he said.
On Twitter, Sukiman and his friends send messages covering crucial information about Mount Merapi’s eruptions.
These include the movement of hot clouds and volcanic ash, status of evacuations and refugees, aid, the number of injured and death toll updates, the activities of search and rescue teams, police and soldiers, appeals and policies of the government.
They also provide telephone numbers of temporary shelters, hospitals, police offices, bank accounts and aid stations.
When Sleman and Yogyakarta were covered in volcanic ash after Mount Merapi erupted again on Saturday morning, @jalinmerapi told the social community in Twitter’s time line that local residents needed masks but pharmacies had run out of stock.
Sukiman and his friends got public assistance immediately.
The account also released information about the Oct.26 eruption, telling where prevailing winds were pushing heat clouds and volcanic ash.
“We have a visual report from a resident-owned observation station in Deles hamlet, a kilometer away from Woro River, one of the rivers on the slopes of Mount Merapi.
“When most villagers fled after the mountain erupted, we used loudspeakers to alert them and immediately wrote the latest status on Twitter,” he said.
“We also countered news reports that were not true. For example, a TV station said on Saturday early morning that hot clouds reached Yogyakarta, making people run in panic.”
Sukiman said they are aware of the risks of their work. But he said the volunteers of Lintas Merapi community, founded in 2006, were trained in search and rescue protocol.
On Monday, the account gathered 450 volunteers to be deployed to various areas.
“We thank @jalinmerapi for working hard to share information about the state of Mount Merapi,” said Budi Sulistyo, a resident of Bantul district.
Tirta Kusuma from Yogyakarta city said information from @jalinmerapi was very helpful and much better than the local government’s reports.
Resources:
http://www.thejakartaglobe.com/home/volunteers-use-twitter-to-help-victims-of-indonesia-eruptions/404426
Related articles
- Indonesia’s aid effort for Mount Merapi volcano survivors criticised (telegraph.co.uk)
- Mount Merapi Eruption Causes Flight Cancellations (huffingtonpost.com)
- Merapi eruption cancels flights (bbc.co.uk)
Kontak Person Media Komunitas di Wilayah Lingkar Merapi
0- Tim Siaga Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Sukarno (HP: 0818 04122218)
- Tim Siaga Desa Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Jumadi (HP: 0817 0630 375)
- Tim Siaga Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Pomo (HP: 08191543 9447), Jumarno (HP: 0878 3412 3330)
- Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Krinjing, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Sartono (HP: 0819 0387 2562)
- Kepala Desa Sumber, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Maryono (HP: 0817 4109151)
- Kepala Desa Ngargomulyo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Yatin (HP: 0857 29318157)
- Radio Komunitas Lintas Merapi, Desa Sidomulyo, Klaten: Sukiman (HP: 081578063198)
- Radio Komunitas Sor Sengon, Desa Wonogondang, Sleman: Bambang (HP: 08174114001)
- Radio Komunitas Suara Merapi, Desa Kemusuk, Boyolali: Boim (HP: 081227944912) Slam (085647116591)
Sumber:
http://merapi.combine.or.id
Tanggap Bencana Merapi
1Banyak bencana yang melanda di Indonesia, salah satunya adalah bencana meletusnya gunung merapi. Korban pun berjatuhan dan banyak warga yang mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.Mari tunjukkan kepedulian kita terhadap sesama, apalagi mereka adalah saudara kita seiman.
Anda dapat menyalurkan bantuan melalui kami dalam bentuk uang.
Bantuan dapat disalurkan ke:
- BNI UGM Yogyakarta - 0125792540 – a.n. Devi Novianti
- Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta - 0947008920 – a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro
- Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705 - 137-00-065.4879-2 – a.n. Bintoro
- BCA - 0130537146 – a.n. Hanif Nur Fauzi
Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:
Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi
Ke nomor (salah satu):
- 0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)
- 0856 4305 2159 (Nizamul Adli)
Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaa..
-Donasi Peduli Umat-
Divisi Dakwah Masyarakat
Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari
sumber : www.muslim.or.id
Bantuan Untuk Pengungsi Merapi
0Tadi malam, begitu mengetahui Gunung Merapi meletus dan menyaksikan tayangan di televisi mengenai kondisi pengungsi Merapi, kami beberapa orang (anggota CA dan non CA) pada pagi-pagi buta tadi memutuskan secara spontan untuk memberikan bantuan semampu kami waktu itu.
Melihat bahwa masih banyak pengungsi yang membutuhkan bantuan, kami berniat untuk mengirimkan bantuan lagi dalam waktu 24 jam ke depan. Selain dari anggota Cahandong sendiri, kami juga menerima bantuan dari rekan-rekan blogger di manapun Anda berada dalam bentuk uang yang bisa disalurkan ke nomer-nomer rekening berikut ini.
- BCA – 1260 4406 39 – Yeni Setyawan
- Mandiri – 1050 0053 75062 – Fakhrizal
- BNI – 0170 280 504 – Fauzia Rahma
Nantinya uang ini akan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pengungsi dan kami kirimkan langsung ke posko-posko pengungsian dalam 24 jam ke depan. Sedangkan untuk bantuan yang dikirim setelah lewat 24 jam akan kami salurkan dalam bentuk sumbangan tahap selanjutnya.
Selain itu semua sumbangan akan kami catat dan kami laporkan secara transparan di blog ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami.
Mari kita semua berdoa untuk semua korban dan pengungsi Merapi.
Sumber :
http://cahandong.org/2010/10/27/bantuan-untuk-pengungsi-merapi.html
Related articles
- Merapi lights up the skies again (independent.co.uk)
- “Indonesia buried in ash after volcano Merapi eruption” and related posts (economycollapse.blogspot.com)
- Indonesia’s aid effort for Mount Merapi volcano survivors criticised (telegraph.co.uk)
- Mount Merapi erupts in Indonesia (flickr.net)
- Indonesia volcano in pictures: Mount Merapi erupts again (telegraph.co.uk)












